Minggu, 29 Januari 2012

Akankah 'Dominasi' Barca Berakhir?

SEJAK kedatangan entranadorPep Guardiola, Barcelona memang menjadi sebuah klub yang menakutkan baik di La Liga atau Liga Champions. Tapi, muncul sebuah pertanyaan, apakah dominasi itu masih bertahan atau mulai berangsur hilang pada tahun ini?
 
Sebenarnya, era kejayaan klub Barca dimulai pada musim 2003. Saat itu, manajemen Azulgranasmemutuskan untuk memperkerjakan seorang pelatih bernama Frank Rijkaard. Kedatangan entranador asal Belanda itu, membuat Barca berhasil meraih double winner pada musim 2004-2005.
 
Kehadiran Rijkaard membuat Barca kental dengan permainan bola-bola pendek. Terbukti, beberapa gelar berhasil dipersembahkan olehnya. Setelah gagal meraih gelar juara pada musim 2006-2007, manajemen memutuskan untuk memecat Rijkaard dan digantikan oleh entranador muda Guardiola pada musim 2008.
 
Awalnya, banyak yang mempertanyakan keputusan manajemen Barca ini. Sebab, sebagaian kalangan sama sekali tidak mengenal siapa Guardiola itu. Tapi, kedatangannya justru membuat semakin berjaya. Setahun berikutnya 2008-2009, Guardiola berhasil mempersembahkan enam gelar juara buat Barca.
 
Sejak saat itu, dominasi Barca di La Liga dan Liga Champions tidak terhentikan oleh tim manapun, termasuk Real Madrid. Berbagai usaha telah diupayakan oleh Madrid untuk menghentikan dominasi Barca. Mulai mendatangkan pemain termahal dunia Cristiano Ronaldo dan Ricardo Kaka, hingga pelatih kenamaan Jose Mourinho.
 
Baru pada musim 2010/2011 Ronaldo dkk mematahkan dominasi Barca, walau itu baru terjadi di kompetisi Copa del Rey. Pada partai pamungkas, El Madrid berhasil menumbangkan Barca dengan skor 1-0 lewat gol Ronaldo. Tapi, perlawanan Los Blancos hanya sampai di situ saja. Sedangkan gelar juara La Liga dan Liga Champions, kembali menjadi milik Barca.
 
Pada musim ini, Madrid masih berusaha mematahkan dominasi musuhnya itu. Meski baru disingkirkan oleh Barca pada pertandingan Copa del Rey, tapi Los Blancos tentu tidak akan berhenti untuk menghancurkan kejayaan Azulgranas di tanah Spanyol. Memang, bila dilihat dari rekor pertemuan Barca dan Madrid dalam tiga tahun terakhir, Xavi Hernandez dkk masih mendominasi atas Ronaldo dkk.
 
Terbukti, sejak dipegang oleh Mourinho, Los Blancos baru satu kali meraih kemenangan atas Barca di pertandingan El Clasico. Kendati demikian, jika dilihat dari penampilan konsisten El Real di La Liga, bukan tidak mungkin Ronaldo dkk berhasil merebut gelar juara. Saat ini, Madrid memimpin klasemen sementara La Liga dengan keunggulan tujuh poin dari sang juara bertahan.
 
Barca memang baru menelan kekalahan satu kali. Namun, permasalahaannya adalah, Xavi dkk terlalu banyak mendapatkan hasil imbang melawan tim medioker. Sebaliknya, jika Madrid terus mempertahankan konsistensi dan meraih kemenangan, bukan tidak mungkin Madrid berhasil merebut gelar juara La Liga dari tangan Barca.
 
Jadi, akankah Madrid berhasil mengakhiri dominasi Barca di La Liga pada tahun ini? Kita tunggu saja hingga akhir musim nanti...

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More