Kamis, 16 Februari 2012

New York Target Utama Iran?

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dan Israel mengklaim, New York merupakan target utama atas serangan teror yang akan dilakukan Iran.

Atas dasar itu, Senator New York Chuck Schumer mengatakan, AS harus meningkatkan pengawasan terhadap para diplomat Iran yang berada di Negeri Paman Sam itu, bahkan Schumer mengatakan ancaman bisa saja muncul dari anggota nondiplomatik Iran.

"Dengan perilaku Iran yang semakin suka mengancam dan berperang, penting bagi AS untuk melakukan pemeriksaan tambahan terhadap wakil pemerintahan Iran yang berada di sini guna memastikan mereka tidak akan menimbulkan ancaman di New York ataupun di seluruh negeri ini," ujar Senator New York Chuck Schumer seperti dikutip Rt.com, Kamis (16/2/2012).

Lebih lanjut Senator New York itu menegaskan, teror yang terjadi di India dan Georgia menjadi alasan kuat bagi AS untuk mengawasi apa yang disebutnya sebagai agen pemerintahan Iran di New York.

Dalam suratnya yang ditujukan kepada Menteri Luar Negeri AS Hilary Clinton, Schumer menuliskan, AS tidak seharusnya menerima dan mengizinkan pejabat Intelijen Iran untuk tinggal dan beroperasi di New york dengan bertugas sebagai pejabat diplomatik.

Pernyataan Schumer itu muncul menyusul peringatan yang dikeluarkan oleh Dinas Keamanan Nasional Israel terkait dengan Pusat Kebudayaan Yahudi Sinagog yang kemungkinan besar dapat menjadi target aksi teror Iran berikutnya.

Namun terkait dengan kabar yang menyebutkan New York menjadi target utama aksi teror Iran, pihak kepolisian New York (NYPD) mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan kabar yang terlanjur beredar tersebut.

"Saya ragu mengatakan New York adalah target nomor 1. Namun kita tidak ingin mengabaikan ancaman itu maka kita menjadikannya prioritas nomor 1," ujar Kepala Kepolisian New York untuk analisis intelijen Michael Silber.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More