This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 16 Juli 2012

Mobil Listrik Dahlan Iskan Harganya Rp 200-300 Juta

Jakarta - Pembuat mobil listrik Dasep Ahmadi mengaku menghabiskan dana sekitar Rp 1,2 miliar atau 4 kali untuk membuat prototipe mobil listrik. Tetapi jika diproduksi massal sekitar Rp 200-300 juta dengan 3 model.

"Untuk prototipenya makan 3-4 dari harga normalnya. Harganya nanti Rp 200-300 juta," kata Dasep ketika ditemui di kantor BPPT usai test drive oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan di jalan Thamrin Jakarta, Senin (16/7/2012).

Ia menjelaskan prototipe mobil listrik tersebut ia selesaikan dalam kurun waktu 1,5 tahun.

Dasep menambahkan, harga baterai mobil yang didatangkan langsung dari Amerika Serikat itu harganya Rp 50 juta. Ia pun menjamin baterai tidak akan overheat atau kelebihan panas bahkan menggelembung. Baterai diklaim bertahan lama hingga mencapai 2.000 kali pengisian ulang.

"Tidak mengelembung. Baterai tahan lama sampai 2.000 cycles," ucap Dasep.

Ia menjelaskan mobil tersebut akan diproduksi massal tahun dengan dengan kapasitas 2.000-2.500 unit pertahun di PT Sarimas Ahmadi Pratama yang terletak di Depok, Jawa Barat.

"Dana kita sekitar Rp 300 miliar saja. Enggak perlu pabrik besar-besar. Jadi yang penting ide, kalau semua kita bikin gede-gede, uang habis. Pabrik pakai uang lain, seperti bodi di karoseri. Kita menggunakan 100 vendor. Yakin, ngapain semua bikin seperti komponennya. Kita gunakan vendor," yakin Dasep.

Selama perjalanan ke Jakarta, Dahlan dan Ahmadi sempat terjebak macet akibatnya power listrik mobil tersebut menurun drastis.

"Macet dari Depok ke Jakarta. Dari Depok sampai Jakarta powernya tidak menurun. Pas start lagi powernya menurun," ucap Dahlan kepada wartawan.

Dahlan sempat berhenti beberapa kali untuk melakukan pengecekan. Namun ia menjelaskan bukan mogok karena tenaga habis.

"Bukan mati tapi powernya menurun. Mesin tidak panas," ucapnya.

Dahlan bersama timnya memang berangkat pagi hari dari Depok menuju Jakarta. Saat itu ramai karena jam berangkat kerja. Mobil pun tidak dikawal khusus.

Ketika dikonfimasi pada pembuat mobil listrik Ahmadi mengatakan macet bisa saja faktor utamanya. Ketika diuji internal, seharusnya Ahmadi listrik bisa menjangkau jarak tempuh 130 Km dengan sekali pengisian selama 5 jam jika mobil tidak mendapt hambatan.

Namun sebaliknya, baru sekitar 50 Km, Ahmadi sudah drop dan tidak bisa melakukan perjalanan lebih jauh lagi.

"Sekali cas bisa mencapai jarak tempuh 130 km, itu standar uji international. Kalau dalam kota dengan kecepatan 60-70 Km/Jam tidak banyak pengaruh, yang mengaruhi itu kalau diatas 70 Km/Jam, tenaga akan habis cepat," imbuhnya.

Ia menjelaskan ketidakmampuan mobil listrik Ahmadi saat ini karena ada keselahan teknis.

"Ada masalah teknis, jadi baru 50 km tenaga sudah habis. Seharusnya bisa lebih," tutup Dasep.

Lewati Rekor Sampras, Federer Bangga

Wollerau - Roger Federer baru saja mematahkan rekor milik Pete Sampras sebagai petenis yang paling lama bertakhta di urutan nomor satu dunia. Atas pencapaiannya ini, Federer mengaku bangga.

Federer kembali jadi petenis nomor satu dunia berkat kesuksesannya di turnamen Wimbledon. Di turnamen itu, dia tampil sebagai kampiun usai mengalahkan Andy Murray di final.

Selain pada saat ini, Federer juga pernah menjadi petenis peringkat teratas pada dua periode lainnya, yakni 2 Februari 2004 - 17 Agustus 2008 dan 6 Juli 2009 - 6 Juni 2010. Kalau diakumulasikan, petenis asal Swiss ini ada di puncak selama 287 pekan.

Catatan tersebut membuat Federer sukses melewati rekor Sampras. Sampras jadi nomor satu dunia selama 286 pekan.

"Saya benar-benar bangga dan merasa terhormat bisa mengalahkan rekor Pete karena dia adalah idola saya di masa kecil dan saya selalu mengaguminya," aku Federer yang dilansir Reuters.

"Saya sudah mematok tujuan bersama tim saya untuk mencoba kembali ke peringkat teratas, namun saya tak pernah berpikir untuk bisa mendapatkannya dengan begitu cepat," tambah petenis 30 tahun yang sudah mengoleksi 17 gelar grand slam ini.

Sampras sendiri tak ragu melayangkan pujian kepada Federer. "Hal paling sulit dalam olahraga adalah tetap berada di puncak. Roger mampu melakukannya dengan permainan hebat dan daya tahannya," katanya.

Minggu, 08 Juli 2012

'Casillas Luar Biasa, tapi Messi Seniman'

Madrid - Kiper legendaris Dino Zoff mengaku ingin melihat ada penjaga gawang yang merebut Ballon d'Or, dan saat ini figur paling pantas adalah Iker Casillas. Sayangnya ia bersaing dengan Lionel Messi.

Zoff mengatakan hal itu saat diwawancarai harian Spanyol, As, terkait banyaknya suara yang menjagokan Casillas merebut penghargaan sebagai pesepakbola terbaik dunia tahun ini.

"Aku akan senang jika penghargaan itu diberikan pada Casillas. Tapi, sejujurnya, aku tak melihat itu. Aku rasa Messi akan memenanginya lagi. Buatku, dia pemain terbaik dunia. Dia seorang seniman," ungkap Zoff.

"Dia yang terbaik, dan Cristiano (Ronaldo) paling mendekati dia. Mereka adalah dua pemain terbaik dunia saat ini. Setelah mereka barulah ini: Casillas, (Andrea) Pirlo, (Gianluigi) Buffon."

Prediksi Zoff, paling baik buat Casillas adalah menjadi runner-up setelah Messi, seperti halnya dirinya pernah menjadi pemain terbaik nomor dua setelah Johan Cruyff di tahun 1973.

"Akan sangat hebat buat Casillas jika menjadi nomor dua setelah Messi. Aku pikir itu berbeda buat seorang penjaga gawang. Aku rasa, itu sebuah hadiah untuk para seniman sepakbola. 

"Casillas punya banyak atribut. Dia begitu lengkap. Tak diragukan lagi, dia salah satu yang terhebat. Dia salah satu kiper terbaik dunia di dunia, bersama Buffon dan Petr Cech.

"Tapi Messi adalah sesuatu yang lain," simpulnya.

Federer Kini Nomor Satu Lagi

London - Kemenangan atas Andy Murray di final Wimbledon tak hanya memberikan gelar grand slam ke-17 untuk Roger Federer. Kemenangan itu juga membuatnya jadi petenis nomor satu dunia lagi.

Federer tampil sebagai juara Wimbledon usai mengalahkan Andy Murray dengan skor 4-6, 7-5, 6-3, dan 6-4. Federer sempat tertinggal di set pertama, namun bangkit dan tak tertahankan oleh Murray di tiga set berikutnya.

"Saya diberitahu bahwa ini adalah kesempatan terbesar saya, karena Roger berumur 30 tahun sekarang. Tapi, dia tidak jelek untuk seorang petenis berusia 30 tahun," ujar Murray seusai laga seperti dilansir Reuters.

Murray tak bisa berbuat banyak untuk menghentikan Federer di tiga set terakhir, meski ia berusaha keras. Dukungan penuh publik Wimbledon pun tidak mampu membantunya. Ia menangis seusai laga, tetapi secara sportif masih bisa memberi selamat kepada sang lawan.

Bagi Federer sendiri, gelar Wimbledon tahun ini merupakan yang ketujuh. Sebelumnya, ia sudah pernah menjuarai Wimbledon pada tahun 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, dan 2009. Kemenangan teranyar ini juga membuatnya menempati ranking satu dunia lagi. Sebelum ini, posisi tersebut ditempati oleh Novak Djokovic.

"Saya seringkali tampil bagus, menampilkan permainan tenis yang bagus. Tapi, saya ingin menjadi juara, bukan kalah di perempatfinal atau semifinal," ucap Federer.

Catatan lainnya, ini adalah gelar grand slam pertama baginya sejak terakhir kali menjuarai Australia Terbuka 2010.

Jumat, 06 Juli 2012

Kalahkan Djokovic, Federer Capai Final Kedelapan

London - Roger Federer sukses menundukkan Novak Djokovic di babak semifinal Wimbledon 2012. Kemenangan ini mengantarnya ke babak final Wimbledon untuk yang kedelapan kalinya.

Menghadapi Djokovic, Jumat (6/7/2012) malam WIB, Federer menang empat set.6-3 3-6 6-4 6-3 dalam waktu 1 jam 41 menit. 

Final di tahun ini menjadi final kedelapan Federer di Wimbledon. Menurut catatan Infostrada, ini menjadi rekor baru. Federer melewati catatan yang diraih oleh Pete Sampras dan Boris Becker yang ke final sebanyak tujuh kali.

"Saya sangat gembira. Hari ini memainkan pertandingan yang luar biasa. Novak juga bermain sangat baik," sahut petenis asal Swiss itu seusai laga.

Di babak final, Federer akan menghadapi pemenang dari laga semifinal lainnya antara Andy Murray melawan Jo-Wilfried Tsonga. Jika mampu meraih gelar juara, maka Federer akan kembali menduduki rangking satu dunia.

Kamis, 28 Juni 2012

Statistik Italia Tumbangkan Der Panzer

WARSAWA  - Italia akhirnya memastikan diri ke final Euro 2012 usai menumbangkan Jerman di babak semifinal dengan skor 2-1, Jumat (29/6/2012). Dua gol Italia diciptakan striker Mario Balotelli, sementara Jerman lewat Mesut Ozil.

Kembali dipercaya sebagai starter oleh pelatih Cesare Prandelli, pemain Manchester City tersebut langsung membalas kepercayaan sang pelatih dengan gol pertama pada menit ke-20 usai mendapatkan umpan dari Antonio Cassano.

Tak berhenti di situ, Balotelli kembali menjebol gawang Der Panzer pada menit ke-36. Kali ini pemain berusia 23 tahun mendapatkan assist dari Riccardo Montolivo. Sedangkan, Jerman bisa mencetak gol semata wayangnya pada masa injury time lewat titik putih yang dieksekusi oleh Ozil.

Seperti statistik yang dilansir oleh Soccerway, Jumat (29/6/2012), sebenarnya Jerman sendiri unggul dalam penguasaan bola dibandingkan dengan Italia. Tercatat, Jerman mengumpulkan 54%, sedangkan Gli Azzurri hanya 46%.

Hal yang sama juga berlaku pada peluang mencetak gol. Jerman tercatat mencipatkan delapan peluang yang terarah dan tujuh yang meleset. Sedangkan, Italia hanya mampu menciptakan lima tendangan terarah ke gawang Jerman.

Namun, Italia tetap berhasil menuju final Euro 2012. Di babak final nanti Italia akan menantang Spanyol yang terlebih dahulu melaju ke final usai mengalahkan Portugal lewat drama adu penalti.

Berikut Statistik Jerman vs Italia
Stadion:  Stadion Narodowy
Jumlah Penonton: 55540
Gol Jerman: Mesut Ozil ‘92
Gol Italia:  Mario Balotelli ’20 dan ‘36
Tendangan ke gawang: Jerman 8-5 Italia
Tendangan melebar: Jerman 7-5 Italia
Tendangan sudut: Jerman 14-0 Italia
Pelanggaran: Jerman 13-19 Italia
Offsides: Jerman 0-2 Italia
Penguasaan Bola: Jerman 54-46 Italia

Italia Masih Jadi Jinx untuk Jerman

Warsawa - Sudah tujuh kali Jerman menghadapi Italia di turnamen besar dan tak ada satupun berujung kemenangan. Di pertemuan ke-8 keduanya, tetap saja Der Panzer tak bisa menghilangkan kutukan itu.

Adalah laga semifinal Piala Eropa kontra Italia di National Stadium Warsawa, Jumat (29/6) dinihari WIB, yang jadi saksi Italia masih terlalu tangguh untuk Jerman taklukkan.

Menyapu bersih empat laga sebelumnya dengan kemenangan, Jerman difavoritkan mengatasi Italia yang cuma menang sekali dan mencetak empat gol. Tapi bola itu bundar dan hasil 90 menit mengatakan lain.

Dua gol Mario Balotelli hanya bisa dibalas sekali oleh Mesut Oezil sehingga Jerman kalah 1-2 dan tersingkir di semifinal.

Atas hasil ini berarti Jerman belum bisa mengalahkan Italia di turnamen resmi, baik di Piala Dunia mau pun Piala Eropa, dari delapan kali pertemuan dengan hasil empat kali kalah dan empat kali imbang.

Catatan pertemuan Italia dan Jerman di laga Piala Dunia/Piala Eropa:

Piala Dunia 1962: Jerman Barat 0-0 Italia
Piala Dunia 1970: Italia 4-3 Jerman Barat (AET)
Piala Dunia 1978: Italia 0-0 Jerman Barat
Piala Dunia 1982: Italia 3-1 Jerman Barat
Piala Eropa 1988: Jerman Barat 1-1 Italia
Piala Eropa 1996: Jerman 0-0 Italia
Piala Dunia 2006: Jerman 0-2 Italia (AET)
Piala Eropa 2012: Jerman 1-2 Italia

Singkirkan Jerman, Italia ke Final Uero 2012

Warsawa - Italia melangkah ke babak final setelah menyingkirkan salah satu tim favorit, Jerman. Gli Azzurri memetik kemenangan 2-1 dan akan menghadapi Spanyol di babak final.

Dalam laga yang dimainkan di National Stadium, Jumat (29/6/2012) dinihari WIB, Italia membuka keunggulan di menit ke-20 lewat sundulan Balotelli. Penyerang Manchester City itu kemudian mencetak satu gol lagi di menit ke-36 untuk memberi keunggulan 2-0 bagi Italia.

Di babak kedua, Jerman memperkecil ketinggalan lewat eksekusi penalti Mesut Oezil. Hingga peluit panjang berbunyi, Italia mampu mempertahankan keunggulan 2-1 atas Jerman.

Dengan demikian maka Italia akan menghadapi Spanyol di babak final. Spanyol sudah memastikan satu tempat di babak final satu hari sebelumnya setelah menyingkirkan Portugal lewat adu penalti.

Jalannya Pertandingan
Jerman mengancam gawang Italia saat laga berjalan lima menit. Lewat sebuah sepak pojok, Hummels menyambut bola namun masih mengenai Pirlo yang berdiri di depan gawang.

Kemelut di depan gawang Italia nyaris menghasilkan gol bunuh diri bagi Italia. Boateng melepaskan umpang ke depan gawang. Buffon mampu menepisnya namun bola mengenai Barzagli. Beruntung bagi Italia, bola pantulan itu masih menyamping di sisi kiri gawang Buffon.

Percobaan Toni Kroos dari luar kotak penalti belum membuahkan hasil. Tembakannya masih mampu ditepis dengan baik oleh Buffon.

Italia balik menyerang. Kali ini giliran Montolivo yang mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun bola masih mampu ditangkap oleh Neuer. Begitu juga dengan upaya Cassano tak lama kemudian.

Gol! Italia membuka keunggulan di menit ke-20. Menyerang dari sisi kiri, Cassano memutar badan dan melewati dua pemain belakang Jerman dan kemudian melepaskan umpan ke dalam kotak penalti. Balotelli menyambutnya dengan sebuha sundulan yang merobek gawang Manuel Neuer.

Jerman membangun serangan dari sisi kiri. Boateng mencoba melepaskan umpan kepada Podolski namun Balzareti menghalaunya dan hanya menghasilkan sepak pojok untuk Jerman.

Khedira! Sepakannya dari luar kotak penalti masih mampu dihalau Buffon.

Italia menggandakan keunggulan di menit ke-36. Menerima umpan dari Riccardo Montolivo, Balotelli yang lepas dari jebakan offside melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau Neuer.

Hingga turun minum, Italia mampu mempertahankan keunggulan 2-0 atas Jerman.

Memasuki babak kedua, Jerman lebih dulu mengambil inisiatif serangan. Reus yang masuk menggantikan Podolski bergerak dari sisi kanan dan masuk ke dalam kotak penalti. Namun penyelesaian akhirnya masih mampu diamankan oleh Buffon.

Jerman kembali membangun serangan. Sepakan Lahm menyelesaikan kerja sama satu-dua dengan Reus masih melambung di atas mistar gawang Buffon.

Balotelli! Bergerak dari sisi kanan, Balotelli kemudian melepaskan tembakan. Tapi bola masih melenceng dari sasaran.

Jerman mendapat peluang lewat tendangan bebas di menit ke-62. Namun eksekusi Reus masih mampu dihalau oleh Buffon.

Italia balik mengancam di menit ke-67. Diamanti mengirim bola pada Marchisio. Namun sepakan Marchisio masih menyamping di sisi kiri gawang Neuer.

Marchisio! Usai mengecoh Badstuber, Marchisio melepaskan tembakan. Tapi bola masih bergulir di samping gawang Jerman.

Italia kembali dapat peluang. Lepas dari jebakan offside, Di Natale tinggal berhadapan dengan Neuer. Namun bola sepakannya masih luput dari sasaran.

Kroos! Sepakannya dari luar kotak penalti masih melayang di atas mistar gawang Buffon.

Jerman memperkecil ketertinggalan di akhir babak kedua. Wasit menunjuk titik putih setelah Balzaretti melakukan handsball di kotak penalti. Oezil yang maju sebagai eksekutor sukses melaksanakan tugasnya.

Hingga peluit panjang berbunyi, Italia mampu mempertahankan keunggulan 2-1 atas Jerman dan berhak melangkah ke final.

Susunan Pemain
Jerman: Neuer, Boateng (Mueller 71'), Hummels, Badstuber, Lahm, Khedira, Schweinsteiger, Kroos, Ozil, Podolski (Reus 46'), Gomez (Klose 46')

Italia: Buffon, Balzaretti, Barzagli, Bonucci, Chiellini, Marchisio, Pirlo, De Rossi, Montolivo (Motta 63'), Cassano (Diamanti 57'), Balotelli (Di Natale 69')

Rabu, 27 Juni 2012

The Doctor Diyakini Bakal Menang

GERNO DI LESMO – Hingga kini, Valentino Rossi belum merasakan kembali manisnya kemenangan. Namun, CEO Dorna Carmelo Ezpeleta yakin Rossi bakal meraih kemenangan pada musim 2013.
 
Sejak bergabung dengan Ducati, prestasi Rossi memang menurun sangat drastis. Terbukti, pembalap asal Italia itu hanya mampu meraih dua kali podium terhitung sejak musim 2011.
 
Prestasi ini tentu kalah bersinar ketika Rossi masih memperkuat Honda dan Yamaha. Saat itu, The Doctor berhasil mengemas total 79 kemenangan. Kendati demikian, Ezpelata sangat yakin Rossi belum habis.
 
“Saya sangat tenang. Tahun depan, Rossi akan menunggangi motor yang sangat kompetitif. Tapi, saya tidak bisa memberitahukan kepada anda kapan hal itu akan terjadi,” ujar Ezpelata.
 
“Memang terlalu cepat untuk membicarakan masalah ini. Pada musim 2013, kita akan melihat Rossi bertarung meraih kemenangan lagi,” tandasnya, dalam wawancara dengan Omnicorse.it, Rabu (27/6/2012).
 
Namun, Rossi belum tentu masih memperkuat Ducati pada 2013. Sebab, sejauh ini baru tiga pembalap yang mengamankan kontraknya. Mereka adalah Jorge Lorenzo (Yamaha), Stefan Bradl (LCR Honda) dan Bradley Smith (Tech 3).

Pangeran Charles Jadi Saksi Kemapanan Federer

LONDON – ‘Renaissance’ atau kebangkitan Roger Federer tahun ini begitu menyilaukan beragam golongan pecinta tenis dunia. Bahkan Pangeran Charles meluangkan waktunya untuk melihat aksi Federer ketika mengandaskan Fabio Fognini di babak kedua Wimbledon 2012.

Sejatinya, Pangeran Charles yang ditemani istrinya hanya berencana berkunjung singkat ke royal box arena Wimbledon. Tapi akhirnya putra Ratu Elizabeth II itu malah terlihat asyik menyaksikan permainan mantan petenis nomor satu dunia tersebut.

Sontak, kehadiran keluarga kerajaan Inggris itu sempat membuat Federer terkejut. Sebelum dan sesusai laga, Federer tak sungkan untuk membungkuk menyiratkan salam kehormatan ke royal box, tempat di mana Pangeran Charles berada.

Federer sendiri menang mudah atas Fognini. Federer menang tiga set 6-1, 6-3 dan 6-2. Sesaat pertandingan berakhir dengan kegemilangan Federer, tak ayal Pangeran Charles dan para penonton pun berdiri memberikan standing ovation.

“Saya terkejut dan mungkin semua perangkat tenis di turnamen ini juga begitu ketika mereka (keluarga kerajaan) datang untuk menyaksikan pertandingan hari ini (waktu setempat),” tutur Federer, seperti dilansir Eurosport, Kamis (28/6/2012).

“Panitia pertandingan sempat memberikan pengarahan agar tak berbuat sesuatu yang bodoh. Saya dan Fabio diminta untuk membungkuk dan itu sama sekali tak masalah,” lanjut petenis Swiss tersebut.

Walau skor yang tertera di papan terbilang timpang tapi bagi Federer, Fognini memberikan perlawanan yang bagus. Federer mesti fokus untuk memperbaiki kesalahan di set kedua, ketika dia kehilangan empat angka saat melakukan serve.

“Saya benar-benar berusaha fokus dan memastikan saya bermain dengan permainan yang bersih. Saya berhasil melakukan 13 kali serve tajam dan menghasilkan poin. Saya rasa serve saya lumayan cepat,” pungkasnya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More